Google Go Aplikasi Ringan dan Hemat Kouta Bagi Jaringan 2G.

Missing File
Dec
21

Setiap orang ingin mencari, menemukan atau mendapatkan informasi secara cepat. Baik itu berupa berita, hiburan, pendidikan maupun gaya hidup. Sayangnya era teknologi serba cepat ini tidak serta merta mendukung aktivitas internet pada masyarakat daerah khususnya pedesaan yang memiliki jaringan internet yang lemah.

Dengan melihat kasus ini, akhirnya Google mengembangkan aplikasi pencarian informasi bagi pengguna yang tinggal didaerah terpencil. Aplikasi tersebut bernama Google Go yang merupakan aplikasi pencarian informasi yang cocok digunakan di daerah-daerah dengan jaringan internet lambat, seperti daerah yang hanya mendukung akses 2G.

Google Go baru saja dirilis di Indonesia awal Desember kemarin.  Meski baru dirilis, namun aplikasi Google Go ini sebenarnya telah diperkenalkan sejak 2017 lalu dan telah tersedia di Play Store. 

Pada perilisannya di “Google for Indonesia” Jakarta, Product Management Director Google Search, Kentaro Tokusei, mengatakan aplikasi Google Go disesuaikan untuk jutaan orang di Indonesia yang baru mengakses internet di ponsel mereka. Aplikasi ini diklaim lebih praktis dan cepat di perangkat yang rendah dan jaringan 2G. Ini artinya Pengguna dapat menemukan, membagikan dan mencari konten menjadi lebih mudah dan bebas gangguan.

Kapasitas Rendah & Hemat Kouta

Google Go sendiri bersifat seperti Youtube Go, Files Go dan Assistant Go aplikasi yang dibesut Google untuk menghemat data dibandingkan versi standarnya. Aplikasi Google Go hanya berukuran 5 MB sehingga cocok digunakan oleh smartphone dengan RAM kecil dan juga dapat menghemat data internet 40%. Smartphone dengan penyimpanan kurang dari 1GBpun bisa menggunakan aplikasi Google Go secara mulus.

Dengan ukuran yang kecil ini sangat cocok digunakan didaerah yang memiliki jaringan 2G sehingga masyarakat akan tetap mendapatkan informasi terkini. Selain itu, apabila jaringan internet tiba-tiba terputus, Google Go secara otomatis akan menyimpan hasil penelusuran dan menampilkan kembali bila penggunanya online.

User Friendly

Tampilan Aplikasi Google Go

Aplikasi Google Go juga dibuat dengan user interface yang sederhana dan membuat 13 pengkategorian agar memudahkan proses akses aplikasi. Di antaranya seperti kategori entertainment, sosial, pendidikan, pemerintahan, olahraga dan sebagainya. Isu-isu trendingpun ditampilkan dalam discover dan pengguna juga dapat melihat prakiran cuaca.

Selain itu, Google Go didukung oleh kecerdasan buatan (AI) dimana aplikasi ini menyediakan fitur voice untuk membantu pengguna/masyarakat membacakan berita.  Dengan fitur ini penggunanya bisa mendengarkan informasi sambil menjalankan aktivitas lainnya seperti memasak, bersih-bersih atau berolahraga. Pun demikian pengguna Google Go dengan keterbatasan penglihatan bisa terbantu dengan fitur voice pada laman situs tersebut

 Dukungan AI lainnya adalah kerjasama Google dengan Wikipedia. Google mengidentifikasi artikel Wikipedia yang hanya tersedia dalam versi Bahasa Inggris kemudian menerjemahkan artikel tersebut secara kalimat utuh, bukan kata per kata kedalam bahasa Indonesia yang hasilnya akan muncul di laman pencarian Google Search.