Mengaplikasikan Teknologi Artificial Intellegence, Machine Learning Dan IoT Pada Bisnis.

Missing File
Dec
07

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini perkembangan industri teknologi tak dapat dibendung perkembangannya. Bila dilihat secara global, telah banyak perusahaan dan startup menggunakan teknologi terbaru dalam membantu pekerjaanya misalnya teknologi artificial intelligence, IoT, dan machine learning. Teknologi tersebut tidak hanya memudahkan pekerjaan, tetapi dapat juga mengefisienkan waktu hingga memberikan hasil pekerjaan yang akurat.

Dengan hadirnya teknologi terbaru dalam industri ekonomi digadang-gadangkan akan menggantikan pekerjaan manusia secara umum dan menghilangkan pekerjaan yang sebelumnya memberatkan manusia.

Hal ini telah disampaikan oleh Product Marketing Manager Data & AI Microsoft Indonesia Marsya Juwita Aderizal dalam sebuah acara talkshow #SelasaStartup yang diselenggarakan Daily Social. Menurut Marsya Juwita Aderizal kekhawatiran tersebut menjadi tidak relevan dilihat dari banyaknya peluang baru yang bisa dihasilkan dari AI, IoT, dan machine learning. Masing-masing teknologi memiliki keunikan tersendiri dan dibutuhkan kreativitas dari individu untuk bisa mengadopsi perubahan tersebut.

Product Marketing Manager Data & AI Microsoft Indonesia Marsya Juwita Aderizal

“Intinya kita harus berpikir lebih kreatif, dan bagaimana teknologi tersebut bisa membuka lapangan pekerjaan baru untuk Anda dan orang banyak,” kata Marsya.

IoT, Machine Learning, dan AI

Salah satu keunggulan teknologi IoT yang kita dapatkan adalah dengan hanya menggunakan data bisa memprediksi sebuah proyek. Dalam hal ini yang berkaitan dengan industri otomotif hingga agrikultur. Untuk sektor pertanian, nampaknya sudah mulai banyak ditinggalkan kalangan muda, karena sifatnya yang masih sangat tradisional dan konvensional.

Tampilan Internet of Thing dalam kehidupan sehari-hari. Source Image 

Selain itu, dengan teknologi IoT semua pekerjaan justru bisa lebih menyenangkan sekaligus memberikan hasil yang lebih akurat. Sementara itu, Pertanian, perikanan, dan sektor agrikultur lainnya merupakan salah satu sektor yang bisa bertransformasi menjadi lebih baik mengandalkan teknologi IoT.

Jika berbicara tentang machine learning, sektor yang paling diuntungkan adalah perbankan dan fintech. Contohnya mulai dari melakukan credit scoring, auditing hingga risk analytics, semua bisa lebih mudah dilakukan dengan menerapkan machine learning.

Tampilan Machine Learning. image source by medium

Jika dulu proses credit scoring masih dilakukan secara manual maka kini dengan menerapkan proses scrawling di media sosial, proses tersebut sudah bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Machine Learning juga bisa membantu perbankan, instansi keuangan hingga fintech untuk meminimalisir fraud.

Artifical Intelligence Illustration Source : Freepik 

Yang terakhir yaitu AI, paling banyak dimanfaatkan startup dan perusahaan teknologi. Salah satu fitur yang menjadi favorit adalah chatbot. Bukan hanya layanan e-commerce saja yang banyak memanfaatkan chatbot, namun juga jasa, keuangan dan lainnya. Teknologi AI juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan permainan VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality), dibantu dengan Natural Language Processing (NLP).

“Pada akhirnya semua teknologi tersebut bisa diterapkan oleh semua industri, tentunya dengan pendekatan dan kebutuhan yang berbeda. Microsoft sendiri sebagai perusahaan yang sudah besar, masih memanfaatkan teknologi-teknologi tersebut untuk menghasilkan performance yang lebih baik, mengurangi biaya dan otomasi,” tutup Marsya.


Sumber Artikel :  Dailysocial.id
Diedit Oleh :  Mega Herdiyanti