Pentingnya Peran Tata Kelola IT Pada Pemerintah.

Missing File
Mar
20

Tata kelola yang cerdas atau tata kelola yang baik adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Untuk menciptakan tata kelola yang smart sebuah lembaga/organisasi menggunakan internet dan teknologi digital sebagai medianya. Penggunaan internet dan teknologi digital menciptakan kemitraan pemerintah-publik yang progresif, memperkuat lembaga-lembaga pemerintah dan mengintegrasikan semua bagian masyarakat.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menjadi bagian integral dari gaya hidup masyarakat saat ini. Hampir setiap segmen masyarakat bergantung pada internet dan teknologi digital untuk mengakses transportasi, telekomunikasi, perawatan kesehatan, keamanan, pendidikan dan lainnya.

Untuk mengelola segmen masyarakat ini secara efektif, pemerintah kita membutuhkan administrasi dan tata kelola yang cerdas. Hanya melalui manajemen yang tepat pemerintah dapat merancang dan mengimplementasikan kebijakan yang efektif bagi masyarakat secara keseluruhan. Para pemimpin, birokrat, pejabat pemerintah membutuhkan sistem dan alat pintar yang dapat berkoordinasi di berbagai departemen, lembaga, sektor agar memiliki akses ke data waktu nyata, berbagi informasi, dan implementasi skema kesejahteraan dan pembangunan baru.

Memastikan Fokus Pada Layanan Bukan Administrasi

Karena dikembangkan berdasarkan model smart city, pemerintah di semua wilayah menggunakan e-governance untuk memperkuat demokrasi, partisipasi warga negara dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari e-governance adalah untuk membuat sistem lebih transparan sehinga masyarakat akan lebih banyak mendapatkan informasi seputar pemerintahan.

Beberapa kabupaten dan kota di Indonesia kini membuat informasi pemerintah digital di semua bidang sehingga menghasilkan banyak hasil dan nilai positif bagi masyarakat. Pengembangan Website, forum online, aplikasi seluler, dan layanan terpadu akan membantu secara langsung dalam berbagi ide, saran, dan keluhan mereka kepada pemerintah.

Contohnya PTSP dan Passport online, untuk mengajukan perizinan bisa dapat mengetahui cara pengajuan, syarat dan ketentuan dan waktu pembuatan. Demikian pula pada situs web dan aplikasi pemerintah yang dapat memperlihatkan potensi daerah, SDM hingga kebijakan pemerintah.

Fitur Tata Kelola yang Cerdas

Untuk mewujudkan smart governace, pemerintah wajib mengetahui infrastruktur IT yang akan dipasang agar arus informasi berjalan lancar. Berikut ini adalah fitur atau alat yang perlu diperhatikan.

  • Pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Pengadaan teknologi dalam hal ini dapat berupa komputer, internet, telekomunikasi, peralatan digital untuk mengumpulkan, memproses, berbagi, dan mengambil data. Penetrasi saluran telekomunikasi yang lebih baik seperti kabel, radio, telepon, dan sistem satelit untuk mentransmisikan informasi. Penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk perjalanan dan transportasi, cctv, call center, layanan kesehatan, energi dan keamanan.

  • E-Konsultasi

Fitur utama dari tata kelola yang cerdas harus ada saluran interaksi yang tepat antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian mereka dapat menyuarakan pendapat mereka, ide-ide tentang program pemerintah, skema secara langsung.

  • E-Data

Data, peneilitian, investasi dan informasi publik lainnya harus tersedia online. Kecuali untuk informasi penting yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan warga negara, data harus diberikan secara bebas dan terbuka. Ini akan membuat pemerintah lebih bertanggung jawab dan masyarakat memiliki partisipasi dalam fungsi pemerintah.

Tantangan yang Dihadapi Pemerintah

Untuk membuat infrastruktur digital dan menghubungkan segala sesuatu secara online, pemerintah harus mengetahui terlebih dahulu tantangan yang akan mereka hadapi seperti:

  • Kurangnya Minat 

Meskipun pemerintahan telah getol menyiratkan fungsi, manfaat dan urgensinya kepada masyarakat, namun karena beberapa alasan keamanan dan politik masyarakat enggan peduli atau berusaha menjaga jarak dengan publik .

  • Gagap Teknologi

Tidak semua orang mendapatkan manfaat dari tata kelola elektronik dan tidak semua pula dapat mengoperasikan smartphone, komputer dan internet. Misalnya orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan, daerah kesukuan, rumah tangga miskin dan komunitas terpinggirkan tidak memiliki akses mudah ke internet atau sistem digital. Untuk menggunakan TIK secara efektif, pemerintah harus memulai program publik dan kegiatan pelatihan untuk membuat e-learning dapat diakses oleh semua bagian masyarakat. Hanya kemudian orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari layanan tersebut.

Untuk mengelolah tata kelola IT yang baik pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, kolaborasi dan konsultasi dianjurkan untuk dilakukan bersama pihak swasta yang mahir di bidangnya.