Peran Teknologi Dalam Pengelolaan Data Kemiskinan.

Missing File
Jan
14

Perekonomian di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai bidang antara lain yaitu sektor pertanian, pertambangan, perdagangan, jasa, kontruksi hingga keuangan. Perkembangan sektor tersebut berkontribusi dalam membangun nilai ekonomi masyarakat.

Akan tetapi adanya sektor tersebut belum mampu menghentikan isu kemiskinan yang masih menjadi permasalahan sosial di masyarakat. Kemiskinan merupakan hal yang menjadi momok dalam penyelenggaraan pembangunan Indonesia selama ini, baik di tingkat nasional hingga daerah terlebih di wilayah pedesaan.

Banyak persoalan yang menjangkit perdesaan dimana permasalahan itu saling berkaitan satu sama lain sehingga, ada kecenderungan masyarakat di perdesaan sulit keluar dari permasalahan kemiskinan. Kondisi ini diperparah kurang maksimalnya upaya pemerintah pusat, daerah dan tentunya desa serta masyarakatnya untuk  mencari jalan keluar dari kemiskinan tersebut. Sehingga lama-kelamaan kemiskinan tersebut semakin parah dan bertambah, sebab akar permasalahan serta solusi yang dicanangkan belum sepenuhnya terealisasi.

Mengapa Penting Adanya Pengolahan Data Kemiskinan?

Kemiskinan kini menjadi suatu identitas yang melekat dengan perdesaan seperti warisan yang diterima turun-temurun. Sehingga tidak heran, banyak penduduk desa yang mengadu nasib baik di kota atau menjadi tenaga kerja di luar negeri dalam upayanya untuk memperbaharui taraf hidup keluarganya. Selain kurangnya perhatian pemerintah, banyak persoalan lain yang berkontribusi terhadap merebaknya kemiskinan, diantaranya:

  • Tingkat pendidikan serta kualitas pendidikan masyarakat yang masih rendah;
  • Rendahnya asset yang dikuasai masyarakat perdesaan;
  • Pelayanan sarana dan prasarana pedesaan kurang memadai;
  • Terbatasnya kesempatan melakukan usaha di perdesaan;
  • Lemahnya pembangunan berbasis masyarakat dan
  • Lemahnya koordinasi dalam pembangunan perdesaan itu sendiri.

Implikasi logis keadaan tersebut bukan perkara mudah bagi pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan. Pemerintah (daerah dan desa) perlu membuat terobosan dalam penanggulangan kemiskinan sesuai dengan karakter dan potensi daerah/desa masing-masing.

Hal tersebut dapat diharap berdampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Sehingga dengan sendirinya dapat menekan angka kemiskinan di daerah bersangkutan. Solusi ini memang bukanlah satu-satunya solusi tepat, mengingat setiap daerah memiliki masalah berbeda, sehingga penanggulangan kemiskinan memerlukan solusi yang juga berbeda.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah terobosan baru atau strategi dan kebijakan alternatif dalam menaggulangi kemiskinan di desa salah satunya dapat dilakukan dengan membuat aplikasi pengolahan data kemiskinan. Program tersebut diperlukan untuk mengetahui tentang penyebab utama (akar) kemiskinan masyarakat desa. Sistem yang selama ini konvesional perlu diubah menjadi berbasis digital atau online dimana hal ini akan meningkatkan efisiensi waktu pendataan serta akurasi data akan lebih tepat.

Manfaat Aplikasi Pengolahan Data Kemiskinan

Tampilan Aplikasi Pengolahan Data Kemiskinan Terpadu 

Hadirnya teknologi disinyalir sebagai solusi dapat mengurangi angka kemiskinan. Perkembangan teknologi dan manfaatnya memiliki peran penting dalam berbagai sektor, termasuk sektor pemerintahan. Kemudahan teknologi berpengaruh pada efektifitas serta kualitas kerja pemerintah dalam melayani masyarakat serta sebuah sarana untuk pengambilan keputusan.

DTC sebagai perusahaan IT yang memiliki misi untuk mengubah bisnis menjadi lebih baik melalui inovasi teknologi saat ini sedang mengembangkan sebuah apllikasi pengelolaan data kemiskinan yang bekerjasama dengan beberapa kabupaten di sulawesi selatan. Solusi teknologi yang ditawarkan tersebut telah dipresentasikan beberapa bulan lalu. 

Melalui aplikasi manajemen yang dikembangkan diyakini dapat memudahkan pemerintah dalam mengakses, memodifikasi, dan menganalisa data kemiskinan. Perihal dibentuknya Aplikasi Pengolahan Data Kemiskinan tersebut tidak lain agar masyarakat segera merasakan dampaknya dan membuat Indonesia menjadi lebih sejahtera.

Adapun guna menunjang keberhasilan strategi tersebut, perlu dipikirkan beberapa hal berikut :

  • Upaya penanggulangan kemiskinan tersebut dilakukan menyeluruh, terpadu, lintas sektor, sesuai kondisi dan budaya lokal.
  • Meningkatkan kesadaran dan kepedulian semua pihak terkait, serta membangkitkan gairah mereka yang terlibat untuk mengambil peran yang sesuai agar tercipta rasa memiliki program;
  • Menyediakan ruang gerak seluas-luasnya bagi munculnya aneka inisiatif dan kreativitas masyarakat di berbagai tingkat.
  • Pemerintah lebih berperan hanya sebagai inisiator dan fasilitator dalam proses tersebut, sehingga, kerangka dan pendekatan penanggulangan kemiskinan disepakati bersama.
  • Pemerintah dan pihak lainnya bertanggungjawab dalam menyusun anggaran belanja sehingga upaya ini ditempatkan dan mendapat prioritas utama dalam setiap program di setiap instansi.

Berbagai upaya tersebut, membutuhkan usaha yang serius untuk melaksanakannya. Disamping itu faktanya tidak ada satu kebijakan kemiskinan yang sesuai untuk semua; diperlukan komitmen pemerintah dan semua pihak untuk melihat kemiskinan sebagai masalah fundamental yang harus ditangani dengan baik, berkelanjutan dan dengan dukungan anggaran yang jelas.

( Baca juga :  E-MPM : Aplikasi Mekanisme Pemutaktahiran Mandiri, Solusi Kesejahteraan Masyarakat )