Rutinitas yang Harus Dilakukan Calon Programmer Handal.

Missing File
Sep
03

Perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa kita hindari, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Beberapa tahun belakangan gaji seorang programmer sangat menggiurkan, banyaknya tawaran untuk mengerjakan project individu atau team sewaktu-waktu menanti. Lantaran perusahaan-perusahaan banyak membutuhkan yang ahli dalam membuat program, nah ini merupakan salah satu alasan mengapa banyak yang ingin beralih profesi sebagai programmer. Entah itu memiliki latar belakang IT atau tidak, yang harus mereka percaya bahwa dengan belajar rutin akan bisa menjadi programmer yang handal. Namun, ketika sudah mulai belajar menekuni dunia programming  tentu prosesnya tetap saja tidak akan mudah. 

Membahas tentang proses belajar untuk menjadi programmer handal, setiap individu berbeda-beda cara belajarnya. Kadang dipengaruhi oleh latar belakang, kecepatan menerima pelajaran dan juga siklus pertemanan. Kemudian, untuk proses belajar mengajar yang perlu kita pahami adalah belajar bahasa pemrograman itu memang tidak mudah, tetapi jika dinikmati prosesnya akan terasa mudah kita memahaminya.

Dikutip dari artikel Tech In Asia Indonesia seorang programmer dengan jam terbang tinggi bisa jatuh ke perangkap yang membuatnya berhenti berkembang. Semakin banyak pengalaman, semakin ia akan merasa bahwa ilmunya sudah cukup. Alhasil, ketika berhadapan dengan masalah baru, ia menjadi sulit beradaptasi. Belum tentu solusi yang selama ini ia gunakan optimal juga di kasus lain.

Berikut tips untuk menjadi programmer yang handal:

  • Terbiasa dengan Error

Program Yang Error. Foto: Pexels.com

Di dunia IT, mengerjakan sebuah project tidak akan semulus yang kita inginkan, terletak banyak error yang menanti dan tugas kita harus terus mengasah diri menemukan kesalahan-kesalahan pada project yang kita buat, dengan kata lain kita harus terbiasa dengan error  tersebut. Belajar dari kesalahan, juga  bisa menjadi pengalaman yang bisa membuat kita dewasa dalam menghadapi error pada program yang sementara dibuat.

  • Rajin Membaca Buku

Programmer Sedang Membaca Buku. Foto: Unsplash.com

Sekarang sudah banyak buku-buku isinya membahas tentang bahasa pemrograman yang sudah dipeta-petakan jenisnya, ini tergantung dari diri masing-masing mau belajar bahasa apa terlebih dulu, sebagai contoh Anda ingin fokus menjadi seorang Front End Programmer, Back End Programmer atau lainnya. Intinya, semakin banyak kita membaca semakin banyak yang kita ketahui. Disarankan untuk membeli buku bahasa pemrograman, tujuannya jika kalian butuh referensi selain di internet, kalian bisa langsung membuka buku kalian. Jangan sampai kalian bercita-cita menjadi seorang programmer lantas tidak punya satupun buku tentang pemrograman.

  • Berkawan dengan Programmer & Mengikuti Komunitas Programming

Programmer sedang belajar bersama. Foto: Unsplash.com

Mungkin, bagi beberapa orang bahwa circle pertemanan itu tidak penting, tetapi tanpa kita sadari circle pertemanan itu sangat penting, apalagi dalam lingkup pertemanan yang harus dijalani oleh calon programmer, karena mereka harus saling sharing dan bertukar pendapat mengenai kode program yang dibuat, apakah sudah sesuai atau masih butuh tambahan kode. Apalagi ketika teman kita sudah menjadi programmer handal, kita bisa mempelari berbagai program yang telah ia tulis.


“Cara terbaik untuk menjadi seorang programmer adalah menulis program dan mempelajari program yang telah ditulis orang lain.” 

-Bill Gates


  • Rajin Membaca Artikel 

Artikel Pemrograman, Sumber: Medium.com

Proses belajar mengajar sekarang menjadi lebih mudah, dibantu dengan teknologi yang ada kita menjadi lebih mudah dalam mencari tahu tentang bahasa pemrograman apa yang sedang banyak dibicarakan dan apa yang sedang tren saat ini. Mengapa kita harus rajin membaca artikel-artikel pemrograman di internet, karena lagi-lagi untuk menjadi seorang programmer paling tidak kalian update seputar bahasa pemrograman apa yang paling dibutuhkan setiap saatnya yang semuanya sudah tersedia di berbagai halaman social media. Tergantung dari kemauan kalian apakah ingin mencari tahu atau tidak. Sosial media DTC Academy bisa menjadi salah satu referensi untuk para calon programmer handal yang ingin belajar. 

  • Memahami Bahasa Inggris

Belajar Bahasa Inggris. Foto: Unsplash.com

Istilah dalam bahasa pemrograman dibuat dalam bahasa Inggris. Misalnya Constant, Variable, Array, Object, Function, Class dan lain-lain. Kalau kamu paham bahasa Inggris, akan sangat mudah memahami apa yang dimaksud, dengan memahami istilah bahasa pemrograman yang ditulis dalam bahasa Inggris menjadi modal awal untuk mengetahui bagaimana gambaran program itu akan dibuat seperti apa.

  • Mengikuti Kelas atau Kursus Programming

DTC Academy Android Class. Foto: DTC Academy Team

Jika ingin menjadi seorang programmer, belajar otodidak saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan rajin mengikuti kelas-kelas programming. Meskipun waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti kelas tersebut tidak lama, namun kita bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Mengikuti training atau semacamnya juga tidak melulu membuat kita terpaku dengan mempelajari program saja, tetapi lebih kepada bagaimana kita membangun relasi terhadap sesama peserta training, melatih diri bekerja sama dengan team menggunakan prinsip collaboration, memperbanyak sertifikat, dan memperkaya portofolio.

Bagi kalian yang masih bingung mencari tempat belajar untuk menjadi seorang programmer, DTC Academy menyediakan kelas-kelas menarik di berbagai disiplin ilmu yang akan menambah pengetahuan kamu baik itu dalam bidang programming ataupun Desain. Sebagai contoh yang sudah berjalan sekarang adalah kelas Android Class  yang diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Jangan pernah puas dengan kemampuan programming yang kalian miliki sekarang. Dunia programming atau IT sangat dinamis. Selalu update informasi seputar programming dan selalu pelajari hal-hal baru yang belum kita ketahui di dunia programming.

jika kalian tertarik, silakan kunjungi website DTC Academy untuk bergabung bersama kami. Jangan lupa follow sosial media DTC Academy di Facebook DTC Academy dan Instagram (@dtcacademy) untuk terus mendapatkankan update terbaru DTC Academy serta pantau terus halaman karir DTC untuk lowongan kerja terbaru dari kami yah!


#dtcacademy #transformknowledge 


Content Writer: Karmila Dewi Maskar

Editor: Dewi Reski Yusria, Vincent Aditya