Sosial Media Berbasis Mobile Path Akan Segera Ditutup.

Missing File
Apr
10

Beberapa hari terakhir ini banyak platform berita membahas bahwa Path akan segera ditutup pertanggal 18 Oktober 2018. Bahkan kini path masih menjadi trending pembahasan di media sosial sampai hari ini baik dari pengguna yang memperlihatkan momen masa lampau mereka atau sekedar ingin mencari tahu tentang Path.
Banyak pegguna mulai mengunduh kembali jejaring sosial tersebut, terbukti Path berhasil menjadi  #1 Top Free Social di toko aplikasi Play Store.

Sangat disayangkan, media sosial yang sempat popular di indonesia sejak tahun 2013 ini menyatakan akan menghentikan layanan mereka secara bertahap.

Selum kita membahas kenapa path ditutup, Yuk mengenal lebih dekat tentang Path.

Sejarah Path


Bermula pada 2010, media sosial yang digawangi tim kecil berisikan desainer dan programer yang dipimpin Shawn Fanning dan Dave Morin memulai petualangannya di platfom iOS dan Android. Path tak gentar bersaing dengan sejumlah layanan yang lebih tenar seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Dengan mengusung nilai-nilai “simplicity, quality dan privacy”, Path melesat cepat dan menjadi salah satu kandidat rival kuat dalam jejaring sosial tersebut.

Pada bulan Februari 2011, Path memperoleh investasi sebesar $8,5 juta dari Kleiner Perkins Caufield & Byers, Index Ventures dan Digital Garage of Japan yang kemudian Path dirilis ulang pada bulan November 2011 dengan sejumlah fitur tambahan. Per Desember 2011, Path mencatatkan peningkatan pengguna dari 30.000 ke 300.000 orang hanya dalam waktu 4 bulan.
Kini, pengguna Path telah tersebar di berbagai dunia, di mana Indonesia menyumbangkan angka pengguna paling besar dengan jumlah sebanyak 4 juta pengguna dari total 10 juta pengguna aktif Path. Tak heran bila Bakrie Group ikut menanamkan investasinya ke Path pada awal tahun 2014 dengan total investasi mencapai US$ 25 juta (304 miliar). Namun pada 28 Mei 2015, Path berada di bawah bendera baru setelah menerima pinangan Daum Kakao (perusahaan internet asal korea selatan).

Fitur-fitur Path


Path hadir dengan konsep sosial networking dimana penggunanya dapat membagikan moment atau status  berupa teks, gambar, video, lokasi dan lainnya.

Fitur lain yang membuat Path terasa istimewa adalah integrasi ke beberapa layanan sekaligus, seperti Facebook, Twitter, Tumblr, Foursquare, dan WordPress sehingga cukup dengan satu kali posting, pengguna bisa menjangkau lebih banyak audiens.

Selain itu, Path dianggap lebih personal sehingga seseorang dapat berbagi dan mengutarakan apa saja tanpa merasa khawatir dibaca orang lain yang tidak begitu dikenalnya.

Mengapa Path Ditutup ?

Bermula sejak Instagram dan Snapchat muncul meramaikan media sosial, Popularitas Path mulai menurun apalagi kurangnya inovasi yang dilakukan oleh path untuk menyaingi rivalnya. jadi bukan hal aneh jika keberadaannya mulai ditinggalkan sebab Path tak lagi mempunyai keunggulan bila disandingkan dengan media sosial lainnya. Fakta lainnya popularitas path juga menurun sejak kasus privasi pengguna dimana Path diam-diam mengakses dan menyimpan kontak telepon pengguna tanpa izin.  

Terhitung sejak Senin kemarin (17/9/2018), Path memberikan notifikasi tentang penyetopan layanan kepada seluruh pengguna. Notifikasi ini akan muncul ketika pengguna membuka aplikasi Path miliknya.

Melalui situs web resminya “Last Good Bye” Path mengumumkan jadwal pemberentian bertahap sebagai berikut :  

1 Oktober: Aplikasi Path tak akan lagi dapat diunduh maupun diperbarui dari toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store. Dukungan untuk aplikasi ini pun akan dihentikan.

18 Oktober: Layanan dan aplikasi ini akan dihentikan secara penuh atau tidak dapat diakses sama sekali, dengan demikian pengguna tak akan lagi bisa mengakses jejaring sosial tersebut baik lewat aplikasi maupun lewat website.

15 November: Semua customer service terkait layanan jejaring sosial Path akan dihentikan dan ditutup sepenuhnya.


Para pengguna Path tak perlu khawatir untuk kehilangan data sebab Path sendiri merekomendasikan pengguna untuk segera melakukan back-up data sebelum 18 Oktober 2018 mendatang. Namun apabila telah melewati tanggal tersebut, seluruh data baik itu foto maupun video yang pernah diunggah pada aplikasi akan hilang sepenuhnya.


Source : DailySocial.id  Path.com

Author : Mega Herdiyanti